kegiatan

Konten Berita

Kemenag dan BKMT Komitmen Perluas Pembinaan Keagamaan di Majelis Taklim

46 dilihat • 13 October 2026
Kemenag dan BKMT Komitmen Perluas Pembinaan Keagamaan di Majelis Taklim

Kemenag dan BKMT Komitmen Perluas Pembinaan Keagamaan di Majelis Taklim

"Kehadiran majelis taklim di tengah masyarakat bukan sekadar tempat ibu-ibu dan bapak-bapak berkumpul untuk mengaji, melainkan sebuah ruang merajut silaturahmi, memperdalam ilmu agama, sekaligus menggerakkan kepedulian sosial umat. Namun, di balik semaraknya syiar ini, masih ada tantangan nyata di lapangan seperti sebaran kelompok pengajian yang belum merata dan perlunya penguatan kualitas materi kajian agar dampaknya semakin terasa bagi masyarakat."

Penulis

Anggi

Fotografer

Anggi

Batusangkar, Humas - Kehadiran majelis taklim di tengah masyarakat bukan sekadar tempat ibu-ibu dan bapak-bapak berkumpul untuk mengaji, melainkan sebuah ruang merajut silaturahmi, memperdalam ilmu agama, sekaligus menggerakkan kepedulian sosial umat. Namun, di balik semaraknya syiar ini, masih ada tantangan nyata di lapangan seperti sebaran kelompok pengajian yang belum merata dan perlunya penguatan kualitas materi kajian agar dampaknya semakin terasa bagi masyarakat.


Menjawab tantangan tersebut, Kantor Kemenag Tanah Datar kedatangan tamu istimewa siang tadi, yakni Ketua BKMT Tanah Datar H. Maswardi bersama jajaran pengurus. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Kantor H. Hendri Pani Dias yang didampingi Plt. Kasi Bimas Islam H. M. Abrar serta Ketua IPARI Dodi Hendra selaku perwakilan penyuluh agama KUA.


Berdasarkan data Kemenag, saat ini terdapat 62 majelis taklim aktif di Tanah Datar, meski masih ada 5 kecamatan yang belum memiliki kelompok terdaftar. Merujuk pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2019, majelis taklim dibina langsung Kemenag melalui Kantor Urusan Agama (KUA) di kecamatan dan wajib terdaftar dengan melengkapi kepengurusan, domisili, serta keaktifan jemaah. Untuk memperluas jangkauan pembinaan ini, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) hadir sebagai wadah koordinasi lintas majelis yang senantiasa membersamai berbagai agenda keagamaan besar di daerah.


Dalam pertemuan hangat tersebut, Kemenag dan BKMT sepakat untuk menaikkan kelas kajian majelis taklim dengan memperdalam materi strategis seperti Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dan wakaf. Melalui kolaborasi bersama Baznas dan penyuluh agama di KUA nantinya, potensi zakat pertanian dari para jemaah yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pedagang dapat diakomodir secara tepat. Penyaluran zakat tersebut nantinya bisa dikembalikan kepada jemaah yang berhak (mustahik) dalam skema produktif, sehingga mampu memberdayakan ekonomi umat secara berkelanjutan.


Sinergi apik antara Kemenag dan BKMT ini juga menjadi wujud nyata penguatan Asta Protas Kemenag untuk menghidupkan kembali majelis taklim di setiap nagari dan memakmurkan rumah-rumah ibadah. Harapannya, melalui peningkatan kualitas kajian dan pemberdayaan ekonomi jemaah ini, masyarakat Tanah Datar semakin religius, rukun, serta bersama-sama mewujudkan Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.