Kemenag Tanah Datar Gelar Bimtek EMIS GTK Guna Wujudkan Satu Data Pendidikan Madrasah yang Valid
"Kemenag Tanah Datar mengambil langkah strategis dalam memperkuat kualitas tata kelola administrasi pendidikan Islam di wilayahnya. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan bimbingan teknis penggunaan aplikasi EMIS GTK yang menyasar puluhan operator madrasah."
Penulis
Anggi
Fotografer
Anggi
Batusangkar, Humas - Kemenag Tanah Datar mengambil langkah strategis dalam memperkuat kualitas tata kelola administrasi pendidikan Islam di wilayahnya. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan bimbingan teknis penggunaan aplikasi EMIS GTK yang menyasar puluhan operator madrasah.
Kegiatan peningkatan kapasitas ini dilangsungkan di aula kantor dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor, H. Hendri Pani Dias, Senin (27/7). Acara penting tersebut turut menghadirkan narasumber utama yakni Ketua Tim GTK Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar beserta jajaran tim teknisnya.
"Bimtek ini penting agar memiliki pemahaman seragam, menguasai fitur sinkronisasi sistem baru, serta mencegah kesalahan input yang menghambat integrasi data guru," ujar H. Hendri Pani Dias dalam sambutannya. Kegiatan ini membantu operator menghindari kesalahan input yang dapat merugikan hak-hak guru, seperti pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan pengembangan karir.
Sistem pemutakhiran data ini tidak hanya memuat riwayat personal, tetapi juga merinci informasi beban kerja, mata pelajaran yang diampu, jumlah jam tatap muka, hingga penugasan tambahan. Validitas data yang akurat pada sistem tersebut diharapkan mampu menjadi landasan kuat bagi instansi dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

"Kemenag mau satu data, dari sumber yang sama dan riil, dan tidak ada duplikasi," tambah H. Hendri Pani Dias. Integrasi sistem ini juga menjadi instrumen penyesuaian yang sangat mendesak terhadap dinamika regulasi terbaru mengenai struktur kurikulum dan aturan linearitas.
Seluruh peserta dibekali panduan teknis mendalam melalui sesi praktik langsung menggunakan laptop masing-masing di bawah bimbingan tim GTK Madrasah. Kasi Penmad Bahrul Fahmi menjelaskan bahwa seluruh data yang sebelumnya dikelola melalui aplikasi Simpatika kini wajib diselaraskan ke dalam platform EMIS GTK New Tahun 2026.
Melalui penyelenggaraan bimbingan teknis ini, Kemenag Tanah Datar optimis kualitas pengelolaan data pendidikan madrasah akan semakin akurat, transparan, dan akuntabel. Transformasi digital tersebut diharapkan mampu mengantar seluruh satuan pendidikan madrasah menuju era pelayanan birokrasi yang jauh lebih prima di masa mendatang.