kegiatan

Konten Berita

Latih Murid Bersedekah, Program Taska Resmi Diluncurkan di MIN 1 Tanah Datar

38 dilihat 16 July 2026
Latih Murid Bersedekah, Program Taska Resmi Diluncurkan di MIN 1 Tanah Datar

Latih Murid Bersedekah, Program Taska Resmi Diluncurkan di MIN 1 Tanah Datar

"Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Kemenag resmi meluncurkan program Tabungan Sedekah Barokah (Taska) di MIN 1 Tanah Datar. Inisiatif ini dirancang khusus untuk menanamkan kebiasaan bersedekah secara rutin bagi murid beserta para orang tua."

Penulis

Anggi

Fotografer

Anggi

Sungai Tarab, Humas - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Kemenag resmi meluncurkan program Tabungan Sedekah Barokah (Taska) di MIN 1 Tanah Datar. Inisiatif ini dirancang khusus untuk menanamkan kebiasaan bersedekah secara rutin bagi murid beserta para orang tua.


Pengenalan program tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momen rapat Komite yang dihadiri oleh wali murid pada Kamis (16/7). Secara simbolis, peluncuran ditandai dengan penyerahan celengan sedekah kepada salah satu perwakilan wali murid di ruang kelas MIN 1.


Kemenag sangat mendukung inisiatif Baznas tersebut sebagai medium pendidikan akhlak bagi generasi muda di lingkungan madrasah. "Kita ingin membentuk karakter peduli dan menanamkan nilai kedermawanan sejak dini, baik kepada anak maupun wali murid, termasuk seluruh personalia yang berada di madrasah," ujar Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, H. Hendri Pani Dias.

Melalui celengan yang dibagikan untuk dibawa pulang, anak-anak diajarkan untuk menyisihkan rezeki mereka secara mandiri dari rumah. "Jika perlu setiap hari bersedekah rutin, setiap subuh pun boleh, meskipun nilainya kecil," ujar Ketua Baznas Tanah Datar, Yasmansyah.


Nantinya, sedekah bulanan yang disetorkan ke Baznas akan dikembalikan ke madrasah untuk mendukung kegiatan yang tidak terakomodasi oleh regulasi dana DIPA, BOS, maupun Komite. "Seperti yang disampaikan Kepala MIN 1, Ibu Ismawati tadi, masih ada tenaga pendidik dan pegawai yang berstatus honorer karena kebutuhan madrasah, dana Taska bisa dijadikan penambah kesejahteraannya," terang H. Hendri Pani Dias yang hadir bersama Kasi Pendidikan Madrasah, Bahrul Fahmi.


Selain untuk menambah kesejahteraan tenaga honorer, dana barokah tersebut juga diproyeksikan untuk membantu berbagai kebutuhan murid lain yang kurang mampu. Tata kelola satu pintu melalui Baznas ini merupakan langkah strategis Kemenag guna mengantisipasi munculnya stigma pungutan liar (pungli) di tengah masyarakat.


Pihak penyelenggara memastikan bahwa program sedekah harian ini bersifat sepenuhnya sukarela dan tanpa unsur paksaan. Untuk menjaga tingkat transparansi, Kemenag Tanah Datar juga akan terus melakukan pemantauan ketat terkait proses pengumpulan, pengelolaan, hingga distribusi dana tersebut.


Program ini diterima baik oleh para wali murid. Turut hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua Baznas Popi Zonia, Ketua Komite Benny Apero, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Sungai Tarab, serta seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan MIN 1 Tanah Datar.