featured

Konten Berita

Tak Sekadar Raker, Kemenag Tanah Datar Menyatukan Gagasan, Menguatkan Pelayanan, Menggerakkan Perubahan

62 dilihat 12 June 2026
Tak Sekadar Raker, Kemenag Tanah Datar Menyatukan Gagasan, Menguatkan Pelayanan, Menggerakkan Perubahan

Tak Sekadar Raker, Kemenag Tanah Datar Menyatukan Gagasan, Menguatkan Pelayanan, Menggerakkan Perubahan

"Di tengah tuntutan perubahan zaman yang semakin cepat, Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar memilih untuk tidak sekadar berjalan mengikuti arus. Melalui Rapat Kerja Tahun 2026, Kemenag Tanah Datar menegaskan tekad besar untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas, pendidikan keagamaan yang semakin maju, serta kolaborasi yang semakin kuat demi menjawab kebutuhan umat dan masyarakat."

Penulis

Ulfa

Fotografer

Ulfa

Batusangkar, Humas — Di tengah tuntutan perubahan zaman yang semakin cepat, Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar memilih untuk tidak sekadar berjalan mengikuti arus. Melalui Rapat Kerja Tahun 2026, Kemenag Tanah Datar menegaskan tekad besar untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas, pendidikan keagamaan yang semakin maju, serta kolaborasi yang semakin kuat demi menjawab kebutuhan umat dan masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar yang digelar di Aula FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Jumat (12/6/2026), dan mendapat apresiasi langsung dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa.

Di hadapan para kepala KUA, penyuluh agama, pimpinan pondok pesantren, kepala madrasah, pengawas madrasah, dan jajaran Kementerian Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, Hendri Pani Dias, menegaskan bahwa rapat kerja bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi seluruh lini pelayanan Kementerian Agama.

"Kita tidak ingin hanya sibuk menjalankan program. Yang lebih penting adalah memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat, menghadirkan perubahan, dan menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, Raker ini menjadi ruang untuk menyatukan visi dan memperkuat komitmen bersama," ujar Hendri.

Menurut Hendri, tantangan yang dihadapi Kementerian Agama saat ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan madrasah, tetapi juga penguatan layanan Kantor Urusan Agama (KUA), optimalisasi peran penyuluh agama sebagai ujung tombak pembinaan umat, serta peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan di pondok pesantren.

Ia menegaskan bahwa KUA harus terus hadir sebagai pusat layanan keagamaan yang profesional, ramah, dan dekat dengan masyarakat. Di saat yang sama, penyuluh agama diharapkan semakin adaptif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang moderat dan menyejukkan di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial.

Sementara itu, pondok pesantren sebagai pusat kaderisasi ulama dan pembentukan karakter generasi muda juga menjadi perhatian serius Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar. Menurut Hendri, pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk generasi yang berakhlak mulia dan cinta tanah air.

Pada sektor pendidikan, Kemenag Tanah Datar terus mendorong lahirnya berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas madrasah. Salah satu langkah strategis yang lahir dalam rapat kerja tersebut adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan integrasi sains dalam pembelajaran madrasah, asesmen diagnostik peserta didik, pengembangan pembelajaran robotik, dan penguatan program bilingual.

Selain itu, Kemenag Tanah Datar juga melakukan Pengukuhan Tim Pengembang dan Peningkatan Mutu Madrasah Kabupaten Tanah Datar sebagai upaya memperkuat inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan madrasah secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, memberikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan Kemenag Tanah Datar. Menurutnya, pelaksanaan rapat kerja di pertengahan tahun merupakan sebuah inovasi yang patut dicontoh karena memberikan ruang evaluasi yang lebih objektif sekaligus kesempatan untuk menyusun arah kebijakan yang lebih terukur.

"Rapat kerja seperti ini sangat penting. Kita bisa melihat apa yang sudah dicapai, apa yang perlu diperbaiki, dan bagaimana menyusun langkah yang lebih tepat untuk masa depan. Program yang dijalankan harus tetap sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkap Mustafa.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperkuat layanan keagamaan, pendidikan madrasah, pengembangan pesantren, dan pemberdayaan masyarakat melalui peran strategis KUA serta penyuluh agama.

Mustafa turut menyoroti Program "Satu Rumah Satu Hafiz" yang digagas Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Menurutnya, program tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi Qurani dan memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat yang perlu didukung bersama oleh pemerintah daerah, Kementerian Agama, lembaga pendidikan, penyuluh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, beserta jajaran, para pejabat Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, kepala KUA, kepala madrasah, pengawas madrasah, penyuluh agama, dan pimpinan pondok pesantren.

Melalui Raker Tahun 2026 ini, Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar tidak hanya menyusun program kerja, tetapi juga menegaskan arah perjuangan bersama: menguatkan layanan KUA, memberdayakan penyuluh agama, memajukan pondok pesantren, meningkatkan mutu madrasah, serta menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas demi terwujudnya masyarakat Tanah Datar yang religius, harmonis, cerdas, dan berdaya saing.