kegiatan

Konten Berita

Tingginya Tantangan Kesehatan Mental Remaja Dorong Langkah Preventif di Lingkungan Satuan Pendidikan

64 dilihat 29 June 2026
Tingginya Tantangan Kesehatan Mental Remaja Dorong Langkah Preventif di Lingkungan Satuan Pendidikan

Tingginya Tantangan Kesehatan Mental Remaja Dorong Langkah Preventif di Lingkungan Satuan Pendidikan

"Maraknya kasus perundungan dan gangguan kesehatan mental di kalangan remaja saat ini menjadi alarm keras yang memerlukan penanganan serius dari berbagai elemen masyarakat serta instansi pemerintahan. Langkah antisipasi yang cepat dan terukur sangat dibutuhkan guna memastikan seluruh siswa maupun santri dapat tumbuh dalam lingkungan belajar yang aman serta mendukung perkembangan psikologis mereka."

Penulis

Anggi

Fotografer

Anggi

Batusangkar, Humas – Maraknya kasus perundungan dan gangguan kesehatan mental di kalangan remaja saat ini menjadi alarm keras yang memerlukan penanganan serius dari berbagai elemen masyarakat serta instansi pemerintahan. Langkah antisipasi yang cepat dan terukur sangat dibutuhkan guna memastikan seluruh siswa maupun santri dapat tumbuh dalam lingkungan belajar yang aman serta mendukung perkembangan psikologis mereka.

Menyikapi urgensi tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Tanah Datar, Joni Roza, mengikuti pertemuan virtual terkait pencegahan kekerasan dan penyimpangan perilaku di satuan pendidikan, Selasa (30/6). Kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Biro Kesra Setda Provinsi Sumatra Barat ini sekaligus menjadi momentum peluncuran resmi aplikasi khusus bernama Talk GmE.

Aplikasi inovatif yang dikembangkan oleh RSJ HB Sa'anin Padang tersebut dirancang khusus sebagai alat pemantauan serta pemetaan kondisi kesehatan jiwa seseorang secara berkala. Melalui serangkaian uji coba di sejumlah sekolah, sistem digital ini dinilai efektif dalam membantu guru bimbingan konseling memantau tumbuh kembang serta mendampingi kondisi psikologis para peserta didik.
Aplikasi Talk GmE dari RSJ. H.B. Saanin Padang
Aplikasi Talk GmE dari RSJ. H.B. Saanin Padang

Di sisi lain, Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko Tanah Datar turut menghadiri agenda penting ini secara luring langsung dari Ruang Rapat Kantor Gubernur Sumatra Barat. Kehadiran pimpinan pesantren, pengasuh asrama, serta guru BK tersebut menjadi bukti nyata kesiapan mereka sebagai salah satu proyek percontohan pesantren ramah anak di tingkat provinsi.


Keterlibatan aktif lembaga keagamaan dalam ekosistem digital ini diharapkan mampu mempersempit ruang terjadinya tindak kekerasan fisik maupun verbal di lingkungan asrama. Sinergi yang kuat antara pemanfaatan teknologi dan pola pengasuhan berbasis kasih sayang diyakini menjadi kunci utama keberhasilan program pemulihan kesehatan mental remaja.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran aplikasi Talk GmE ini dan berharap inovasi tersebut segera diimplementasikan secara menyeluruh," ujar Joni Roza memberikan keterangan. Beliau menegaskan bahwa deteksi dini terhadap penyimpangan perilaku santri merupakan langkah krusial demi mewujudkan lingkungan pendidikan Islam yang sehat, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.