FKPP Tanah Datar Gelar Pertemuan di PPMTI Koto Tinggi, Dorong Penguatan Kelembagaan Pesantren
"Forum Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Tanah Datar kembali menggelar pertemuan rutin yang dipusatkan di PPMTI Koto Tinggi pada Rabu (16/9). Agenda berkala ini mengusung penguatan kelembagaan sebagai fokus utama bahasan demi meningkatkan mutu serta tata kelola pesantren di daerah."
Penulis
Anggi
Fotografer
Anggi
X Koto, Humas — Forum Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Tanah Datar kembali menggelar pertemuan rutin yang dipusatkan di PPMTI Koto Tinggi pada Rabu (16/9). Agenda berkala ini mengusung penguatan kelembagaan sebagai fokus utama bahasan demi meningkatkan mutu serta tata kelola pesantren di daerah.
Kepala Kantor Kemenag, H. Hendri Pani Dias, mengawali sambutannya dengan menyampaikan kabar gembira terkait pelantikan Basnang Said sebagai Direktur Jenderal Pesantren oleh Menteri Agama. Perubahan struktur ini menandai berdirinya Direktorat Jenderal Pesantren sebagai satuan kerja baru setingkat eselon I yang berdiri mandiri di bawah Kementerian Agama.
Momentum bersejarah tersebut dinilai menjadi angin segar yang membuktikan keseriusan negara dalam membangun serta memperkuat ekosistem pesantren, sementara Pesantren juga dituntut untuk bertransformasi menghadapi perubahan zaman. "Transformasi pertama yakni, penguatan kurikulum seperti integrasi sains dan agama, pembelajaran berbasis project, dan penguatan kemampuan santri berbahasa Inggris dan Arab," tegas H. Hendri Pani Dias.
Arah perubahan tersebut juga mencakup akselerasi transformasi digital, termasuk penyediaan pustaka digital serta penguatan kemandirian ekonomi lembaga lewat program kewirausahaan. Pertemuan ini turut mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar, Yonnarlis, yang hadir memaparkan progres penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pesantren.
Penguatan kelembagaan tersebut diharapkan mampu memperluas jejaring dan kemitraan serta daya saing pesantren di era modern. "Semua elemen pesantren harus saling bersinergi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi," tambah H. Hendri Pani Dias dalam pengarahannya.
Usai sesi pembukaan, Kasi PD Pontren Joni Roza, memimpin rapat teknis guna mematangkan persiapan Peringatan Hari Santri pada 22 Oktober mendatang di PPTI Malalo. Di saat yang sama, Kepala Kantor Kemenag secara khusus memberikan pembinaan kepada tim humas pesantren untuk memperkuat citra positif lembaga di media publik.
Rangkaian pembinaan, penyusunan regulasi, hingga penguatan fungsi kehumasan ini diharapkan dapat mendongkrak kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Tanah Datar secara berkelanjutan. Langkah awal ini sekaligus menegaskan harapan bahwa pondok pesantren mampu mengambil peran strategis demi mewujudkan Generasi Emas 2045.